Cerita Salmah Sempat Terpisah Anak-Suami Akibat Gempa Sulteng

Jambi – Gempa yang mengguncang Sulawesi Tengah menyisakan kenangan pahit bagi Salmah. Ia sempat terpisah dengan anak dan suaminya, lalu akhirnya bertemu kembali.

“Hampir 20 menit saya mencari suami dan kedua anak saya kala itu. Perasaan saya sudah tidak karuan. Yang saya pikirkan pada saat itu bagaimana saya bisa bertemu suami dan kedua anak saya,” ujar Salmah saat tiba di Bandar Udara Sultan Thaha, Jambi, Selasa (9/10/2018).

Pikirannya kala itu sudah panik dan tidak karuan. Ia sempat berpikir kemungkinan terburuk kehilangan anak dan suaminya. Tetapi ia bersyukur orang-orang yang dicintainya selamat.

“Setelah gempa kemudian gelombang tsunami muncul, saya semakin berpikir yang tidak karuan. Saya fikir suami dan kedua anak saya sudah tidak ada. Ternyata Tuhan berkehendak lain. Akhirnya saya bisa bertemu suami dan kedua anak saya dengan selamat. Saya bersyukur sekali,” tuturnya.
Salmah bersama anak dan suaminya akhirnya mengungsi selama lebih kurang 2 minggu. Salmah sempat khawatir tidak bisa pulang ke Jambi dalam waktu dekat.

“Tidak ada yang bisa membantu kami pulang saat itu. Kami sekeluarga sudah pada takut dan ingin sekali bisa pulang. Tetapi tidak ada yang bisa memulangkan kami. Mana saat itu saya hanya memegang uang saku hanya Rp 50 ribu,” kata Salmah.
(dkp/dkp)