Sandi Minta Gubernur Tak Urusi Pilpres, PSI: Muda Tapi Pikun

Jakarta – Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno menyarankan kepala daerah khususnya gubernur fokus mengurusi daerahnya daripada Pilpres. PSI menyebut Sandiaga pikun.

“(Sandiaga) masih muda tapi pikun,” ujar Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Kamis (13/9/2018).

Antoni menjelaskan alasannya menyebut Sandiaga pikun. Sebab, pada saat masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga kerap terlibat dalam kampanye.

“Sandi melarang kepala daerah terlibat kampanye, tapi dia lupa keliling-keliling daerah kampanye ketika ia masih menjadi wagub DKI,” katanya.

Selain itu, kata Antoni, pada Pilpres 2014 lalu, ada 26 kepala daerah yang terlibat dalam tim pemenangan Pilpres. 21 orang di antaranya menjadi tim kampanye Prabowo Subianto yang merupakan pasangan Sandiaga pada Pilpres 2019 nanti.

“Dan hanya 4 yang mendukung Pak Jokowi-JK. Jadi Mas Sandi jangan pikun atau lupa ingatan begitu,” ujar Antoni.

Sandiaga sebelumnya menyarankan agar kepala daerah, khususnya gubernur, mengurusi wilayahnya daripada mengurusi pilpres. Hal ini pun telah disampaikan kepada kepala daerah yang diusung koalisi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Gubernur-gubernur ini terpilih atas dasar pilkada yang panjang dan melelahkan. Tugas mereka sebenarnya bagaimana melayani masyarakat dan berfokus di wilayah masing-masing. Jangan ditarik-tarik ke wilayah pilpres,” ucap Sandiaga kepada wartawan di Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (11/9).

Seperti diketahui, beberapa gubernur telah menyampaikan dukungan dalam Pilpres 2019. Gubernur Papua Lukas Enembe dan Gubernur Sumsel terpilih Herman Deru menyatakan dukungan kepada Jokowi.
(mae/idh)